Mobile Legends: Bang Bang Women’s Invitational (MWI) akan kembali di 2025 Esports World Cup (EWC). Moonton Games secara resmi mengumumkan bahwa MWI tahun ini akan menjadi yang terbesar sejauh ini, dengan total 16 tim yang akan bersaing, termasuk dari daerah baru seperti Afrika, Mongolia, dan Türkiye.
Kali ini MWI akan diadakan dari 15 hingga 19 Juli 2025, dan merupakan bagian penting dari Piala Dunia Esports yang menyatukan banyak judul permainan. Tidak hanya jumlah tim yang meningkat dari 12 menjadi 16, area yang dapat berpartisipasi juga meningkat dari 46 menjadi 57 negara. Total hadiah yang disediakan mencapai USD 500.000, menjadikannya salah satu turnamen esports wanita dengan hadiah terbesar sejauh ini.
Dukungan Moonton untuk Esports Wanita
Kehadiran tim dari Afrika, Mongolia dan Türkiye adalah bukti yang jelas bahwa Moonton ingin memperluas dukungan untuk atlet esports wanita di seluruh dunia. Turnamen ini tidak hanya merupakan tahap persaingan, tetapi juga simbol pemberdayaan perempuan di industri yang telah didominasi oleh pria.
Tahun lalu, MWI 2024 mencatat sejarah sebagai turnamen esports wanita yang paling banyak ditonton di Esports Piala Dunia, dengan lebih dari 2,5 juta jam ditonton. Dalam edisi itu, tim Filipina, Smart Omega Empress, berhasil menang setelah mengalahkan tim Vitality yang sebelumnya mencetak 24 kemenangan berturut -turut sejak 2021.
Komitmen Game Moonton untuk Esports Wanita
Ray Ng, kepala ekosistem esports di game Moonton, menekankan bahwa mereka ingin menjadikan MWI sebagai forum untuk dipamerkan semua pemain. “Kami ingin memastikan bahwa wanita di dunia esports dipertimbangkan dan diberikan ruang untuk berkembang,” katanya.
Pada tahun 2024, Moonton juga mengadakan berbagai turnamen wanita seperti MWI 2024, Asian Esports Games, dan IESF WEC. Semua ini adalah bagian dari upaya jangka panjang untuk menciptakan ekosistem yang lebih adil dan terbuka untuk semua pemain.
Dengan kehadiran MWI 2025 di EWC nanti, Moonton Games sekali lagi memperkuat komitmennya untuk mendorong perubahan dan membuka peluang yang lebih luas untuk esports wanita di tingkat global.